Pagar Pengaman Jalan

Pagar Pengaman Jalan atau Guardrail merupakan alat pengaman jalan raya yang terbuat dari rail besi atau baja. Guardrail dipasang sebagai pagar pengaman pada jalur yang berbahaya seperti di tikungan tajam, jurang, jalan bebas hambatan,dll.

Fungsi dari Guardrail ini adalah : Kendaraan tidak terlempar keluar, Kendaraan diarahkan kembali ke arah parallel jalan, Mengurangi goncangan hebat, sehingga akibat kecelakaan dapat dikurangi.

Pemasangan Pagar Pengaman Jalan

a. Pemasangan Tiang Penyangga

1) Pembuatan lubang pondasi kedalaman dan dasar lubangnya disesuaikan dengan gambar (1.145 x 600 x 600) mm;
2) Pada bagian tiang yang tertanam ditanah harus dipasang angkur paling sedikit 3 (tiga) buah;
3) Untuk melindungi tiang dari kemungkinan turun, dasar lubang harus dikeraskan dengan lapisan pasir padat minimal setebal 100 mm;
4) Tiang penyangga harus dipasang pada posisi tegak lurus;
5) Lubang dicor dengan Pondasi beton kurang lebih setara dengan Beton Mutu K-175 atau dengan kata lain mempunyai kuat tekan 175kg/cm2
6) Tanah di pinggir pondasi dipadatkan dengan alat pemadat (Stamper)
Pemasangan tiang penyangga merupakan pekerjaan pemasangan pagar pengaman yang harus dilakukan secara cermat dan teliti, untuk itu perlu pemeriksaan ketinggian dan jarak sampai akurasi 10mm (1cm).
7) Bagian pondasi yang menonjol diatas permukaan tanah 100 mm.

b. Pemasangan lempengan besi

1) Lempengan besi direntangkan antara 3 (tiga) tiang dan lubang tempat penyambungan diletakan sesuai dengan pemasangannya.Bila menggunakan besi siku penyambung (bracket), besi ini diletakan pada tempatnya;
2) Setiap 2 (dua) lempengan besi yang berdampingan diikat pada satu tiang dengan menggunakan baut dan mur yang sesuai untuk pengaman baut dapat dibengkokkan atau dilas;
3) Apabila pada kondisi dimana penempatan pagar pengaman jalan menikung agar menggunakan lempengan besi (Beam) yang melengkung untuk memudahkan pengikatan lempengan besi (beam) pada tiang (post) yang dikombinasiokan dengan pemasangan rambu “Chevron” disesuaikan dengan bentuk tikungan.
4) Semua baut yang terpasang harus dimatikan sehingga tidak bisa lepas.

c. Pada kedua ujung pagar pengaman jalan dapat dilekukan sampai permukaan tanah atau diberi pengaman untuk keselamatan pemakai jalan.

d.Pemeriksaan Akhir

1) Kekuatan berdirinya tiang penyangga
2) Ketepatan penyambungan antara lempeng besi dengan lempengan besi atau lempengan besi dengan lengan lempengan besi (Sleeve Beam)

5. Umur Teknis Pagar Pengaman Selama 5 Tahun

Written by Aip

Leave a Comment

Your email address will not be published.